Rumah Sakit Daerah Gunung Jati

Melayani Dengan Hati
Temukan informasi pelayanan dan kabar terkini dari RSDGJ

Selayang Pandang

Mengenal sekilas tentang Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon

Berdiri kokoh di jantung Kota Cirebon, Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati bukan sekadar deretan gedung medis modern, melainkan sebuah monumen hidup yang menyimpan memori kolektif selama lebih dari satu abad. Langkahnya dimulai pada akhir era kolonial, tepatnya pada 31 Agustus 1921. Kala itu, pemerintah kolonial meresmikan sebuah fasilitas kesehatan megah yang diberi nama Gemeentelijke Ziekeninrichting "Oranje". Nama "Oranje" sendiri merupakan penghormatan bagi wangsa kerajaan Belanda, mencerminkan ambisi pemerintah Gemeente (Kota) Cirebon saat itu untuk menyediakan pusat penyembuhan yang modern di wilayah Keresidenan Cirebon. Secara arsitektural, bangunan ini mengusung langgam khas Eropa dengan langit-langit tinggi dan jendela-jendela besar guna menyiasati udara panas pesisir utara Jawa. Memasuki tahun 1942, derap langkah tentara Jepang mengubah segalanya. Nama "Oranje" yang berbau Belanda dihapus dan digantikan dengan "Syariet Ziebiyoin". Di bawah kendali Jepang, rumah sakit ini menjadi saksi sulitnya akses kesehatan bagi rakyat jelata, karena prioritas layanan sering kali beralih untuk kepentingan militer perang pasifik. Namun, fajar kemerdekaan membawa semangat baru. Pada tahun 1954, pemerintah Indonesia melakukan langkah simbolis yang sangat penting: mengganti nama rumah sakit ini menjadi Rumah Sakit Gunung Jati. Nama ini dipilih bukan tanpa alasan; ia adalah penghormatan kepada Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati, sang wali sekaligus sultan yang meletakkan fondasi peradaban Cirebon. Perubahan nama ini menandai beralihnya fungsi rumah sakit dari melayani kaum elit kolonial menjadi pelayan bagi seluruh rakyat Indonesia. Seiring berjalannya waktu, rumah sakit ini terus bersalin rupa. Dari sebuah klinik kota yang sederhana di zaman Belanda, kini ia telah bertransformasi menjadi rumah sakit rujukan utama bagi wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan). Meskipun kini dinding-dindingnya telah berganti beton modern dan dilengkapi peralatan medis canggih seperti kedokteran nuklir, jejak sejarahnya sebagai salah satu rumah sakit tertua di Jawa Barat tetap terpelihara dalam setiap sudut bangunannya yang kini ditetapkan sebagai cagar budaya. RSD Gunung Jati hari ini adalah perpaduan antara kecanggihan masa kini dan nilai historis masa lalu—sebuah pengabdian panjang yang bermula dari zaman "Oranje" hingga menjadi benteng kesehatan bagi masyarakat Cirebon di era modern.
Kenali lebih lanjut
Logo Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon

Pojok Informasi

Dapatkan informasi aktual seputar Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon

Pojok Berita

Kabar terhangat seputar kegiatan

Lihat semua

Cherbon Saniki

Pantau perkembangan informasi dari seluruh Unit Kerja di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon

Kabar Saniki

Info terhangat seluruh Unit Kerja

Lihat semua