Berita

Waspada Sengatan Hewan Berbisa, dr. Tri Maharani Sosialisasikan Prosedur Penanganan di RSD Gunung Jati Kota Cirebon

20 Desember 2025
RSD GUNUNG JATI
132
Bagikan ke
Waspada Sengatan Hewan Berbisa, dr. Tri Maharani Sosialisasikan Prosedur Penanganan di RSD Gunung Jati Kota Cirebon

RSD Gunung Jati menggelar sosialisasi pencegahan dan pengendalian penyakit akibat hewan berbisa termasuk tawon yang menjadi narasumber yaitu Dr. dr. Tri Maharani, M.Si, Sp.EM (K). Beliau menekankan pentingnya penanganan yang tepat dan cepat, terutama untuk kasus sengatan tawon Vespa affinis (tawon ndas) yang berpotensi fatal. Kegiatan ini bertempat di Aula Diklat lantai 2. (Rabu, 13 Desember 2025)

Gambar


Dr.dr.Tri Maharani, M.Si, Sp.EM adalah Dokter Spesialis Emergency Medicine Subspesialis Toksinologi dalam paparannya menjelaskan bagaimana cara pencegahan dan pengendalian penyakit akibat sengatan hewan berbisa, termasuk tawon. Peserta dalam kegiatan ini antara lain Dokter Spesialis, Dokter Umum serta Perawat RSD Gunung Jati, tidak hanya itu ada juga peserta dari Dinkes Kabupaten Cirebon.

Sebagai satu-satunya ahli toksinologi di Indonesia, dr. Tri Maharani secara aktif melakukan sosialisasi di berbagai rumah sakit untuk memastikan tenaga medis memiliki standar penanganan yang sama. Menurutnya, serangan tawon bukan sekadar masalah nyeri lokal, melainkan ancaman sistemik yang bisa merenggut nyawa dalam waktu singkat.

Gambar


Dalam sosialisasinya, dr. Tri menjelaskan bahwa dosis racun yang masuk ke tubuh menentukan tingkat bahaya.

"Satu atau dua sengatan mungkin hanya menyebabkan bengkak. Namun, serangan berkelompok dapat memicu reaksi anafilaksis (alergi berat) atau kegagalan organ yang mematikan," jelas beliau.

Gambar

Tawon Vespa affinis bersifat predator dan sangat protektif terhadap sarangnya. Jika terganggu, mereka dapat menyengat secara bersamaan, memberikan dosis racun yang cukup untuk memicu syok bagi manusia.

Berbeda dengan gigitan ular yang memerlukan antivenom spesifik, dr. Tri Maharani menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada antivenom khusus untuk tawon. Oleh karena itu, kunci keselamatan pasien terletak pada manajemen gejala yang cepat dan tepat di rumah sakit.

Gambar

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengetahui bagaimana cara pencegahan dan pengendalian penyakit yang disebabkan oleh hewan berbisa khususnya sengatan tawon.

Salam Sehat,

dari

RSD Gunung Jati

—————————————————————————————

Untuk update informasi kesehatan, Kawan Sehat dapat mengakses:

🌐 Website : https://rsdgunungjati.cirebonkota.go.id/

️ WhatsApp Center : 081120011576

📍Alamat : Jl. Kesambi No.56, Kesambi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45134, Indonesia


Penulis : Tim Media RSD Gunung Jati

Pengolah Informasi/Editor : Firman Ferdian

Dokumentasi : Tim Media RSD Gunung Jati

Instagram : rsdgunungjaticirebon

Bagikan ke